Berita

Khirata Foundation Edukasi Bahaya Difteri kepada Yatim dan Duafa di Sumenep

43
×

Khirata Foundation Edukasi Bahaya Difteri kepada Yatim dan Duafa di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Foto: Khirata Foundation menggelar kegiatan sosial edukatif bersama anak yatim dan kaum duafa di Masjid Al-Barokah,

Sumenep,News360.id– Khirata Foundation menggelar kegiatan sosial edukatif bersama anak yatim dan kaum duafa di Masjid Al-Barokah, Desa Kolor, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/4/2025).

Kegiatan yang digelar pasca Ramadan dan Idulfitri itu difokuskan pada sosialisasi bahaya penyakit difteri kepada masyarakat.

Program yang dikemas dalam nuansa religius dan edukatif tersebut mengangkat tema “Penjelasan tentang Penyakit Difteri” sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama di tengah munculnya kasus difteri di wilayah setempat.

Kegiatan dibuka oleh Nyai Nanik Farida yang bertindak sebagai fasilitator sekaligus pemateri utama.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar dan tanggung jawab bersama, sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.

“Menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah. Karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai penyakit yang berpotensi mengancam kesehatan, termasuk difteri,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Khirata Foundation juga menghadirkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pandian, Sri Wahyuda, A.Md.Keb, sebagai narasumber. Ia memaparkan secara rinci mengenai penyakit difteri, mulai dari penyebab, gejala, hingga langkah-langkah pencegahan.

Menurutnya, difteri merupakan penyakit infeksi serius yang menyerang saluran pernapasan dan dapat berakibat fatal apabila tidak segera ditangani secara tepat.

“Difteri bisa menyebabkan komplikasi berbahaya bahkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. Karena itu masyarakat perlu mengenali gejala sejak dini serta memastikan imunisasi lengkap,” jelasnya.

Sri Wahyuda juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, sakit tenggorokan, hingga kesulitan bernapas.

Kegiatan yang diikuti oleh para wali mustahiq serta masyarakat sekitar berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai persoalan kesehatan yang sering dihadapi di lingkungan mereka.

Pihak Khirata Foundation menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan lembaga tersebut dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, tidak hanya dalam aspek sosial dan keagamaan, tetapi juga kesehatan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya penyakit menular seperti difteri serta terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *