
Sumenep,News360.id– Meski laga final Piala Dunia masih menunggu hitungan jam, suasana di Angkringan Presden, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah terasa hidup sejak Minggu (20/7) malam.
Di bawah bangunan sederhana berbahan bambu yang dihiasi lampu warna-warni dan ornamen merah putih, sejumlah pecinta sepak bola mulai berkumpul. Mereka menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut laga akbar yang akan disaksikan bersama melalui layar proyektor berukuran besar yang telah terpasang di lokasi.
Obrolan hangat tentang prediksi skor, pemain bintang hingga peluang masing-masing tim terdengar bersahutan. Sesekali gelak tawa pecah di antara pengunjung yang menikmati kopi dan sajian khas angkringan sembari menunggu pertandingan dimulai.
Bagi mereka, nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola dunia. Ada nilai kebersamaan yang tumbuh dari setiap percakapan, canda, dan semangat yang menyatukan berbagai kalangan dalam satu tempat.
Salah seorang pendukung Argentina,
Roni (28), salah satu pendukung Argentina, mengaku datang lebih awal demi mendapatkan tempat terbaik untuk menyaksikan laga bersama para suporter lainnya.
“Final Piala Dunia itu momen yang tidak datang setiap hari. Saya dan teman-teman memilih nobar di Angkringan Priseden karena suasananya santai dan penuh kekeluargaan. Saya optimistis Argentina bisa mengangkat trofi malam ini,” ujarnya.
Di sisi lain, keyakinan berbeda disampaikan Fajar (25), pendukung Spanyol yang datang bersama rekan-rekannya.
“Spanyol tampil sangat konsisten sejak fase gugur. Saya percaya mereka punya kualitas untuk menjadi juara dunia. Tapi yang paling penting, malam ini kami bisa menikmati pertandingan bersama teman-teman meski berbeda dukungan,” katanya.
Perbedaan pilihan tim justru menambah hangat suasana nobar. Candaan antarpendukung terdengar silih berganti, namun tetap dalam nuansa persahabatan dan sportivitas
.
Cahaya proyektor yang mulai menyala menjadi penanda bahwa malam panjang penuh antusiasme segera dimulai. Sementara kursi-kursi bambu yang tertata rapi perlahan terisi oleh para pengunjung yang ingin mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan laga puncak sepak bola dunia.
Angkringan Presiden malam itu menjelma menjadi ruang publik yang hangat. Tidak ada sekat usia maupun profesi. Semua larut dalam satu semangat yang sama, menunggu detik-detik kick-off pertandingan yang akan menentukan siapa penguasa sepak bola dunia.
Di tengah udara malam Sumenep yang sejuk, suasana kebersamaan itulah yang menjadi daya tarik utama.
Sebab bagi para pengunjung, kemenangan sejati bukan hanya milik tim yang mengangkat trofi, tetapi juga milik mereka yang dapat menikmati momen berharga bersama sahabat dan sesama pecinta sepak bola
