Berita

Tragedi di Sumenep: Lansia Hilang Sehari, Ditemukan Meninggal di Sumur

12
×

Tragedi di Sumenep: Lansia Hilang Sehari, Ditemukan Meninggal di Sumur

Sebarkan artikel ini
Foto: Kondisi di Lokasi

Sumenep,news360.id- Nasib nahas dialami seorang perempuan lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Setelah sempat dinyatakan hilang selama sehari, korban berinisial J (76) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sumur miliknya sendiri, Senin (27/4/2026).

Korban, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, sebelumnya dicari oleh keluarga sejak Minggu (26/4/2026) karena tidak kunjung kembali ke rumah. Pencarian yang melibatkan warga sekitar akhirnya mengarah pada area belakang rumah korban.

Peristiwa ini terungkap dari kesaksian R (44), tetangga korban, yang sehari sebelumnya sempat memperbaiki pompa air di sumur tersebut. Ia mengaku sempat melihat penutup sumur dalam kondisi tidak seperti biasanya, meski saat itu belum menaruh kecurigaan lebih jauh.

Keesokan harinya, saat kembali ke lokasi, saksi justru dikejutkan dengan keberadaan tubuh di dalam sumur.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada keluarga korban dan diteruskan ke aparat kepolisian.

Menerima laporan, petugas dari Polsek Bluto bersama tim terkait segera menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Pengangkatan korban dari dalam sumur berlangsung dengan hati-hati dan selesai sekitar pukul 13.58 WIB.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Widiarti menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan ataupun unsur pidana,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan autopsi.

Selain itu, korban diketahui memiliki riwayat penyakit yang diduga menjadi salah satu faktor dalam kejadian tersebut.

Saat ini, kondisi di lokasi telah kembali normal. Polisi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, khususnya sumur yang tidak dilengkapi pengaman memadai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *